Pages

Selasa, 11 September 2012

Bahaya Satu Kantung Sampah



       Lihatlah sungai kita. Kini banyak sampah yang menggenang dan memenuhi sungai. Semua di akibatkan oleh aktifitras kita yang membuang sampah sembarangan.  Kita hanya membuang sedikit sampah setiap hari. Sehari mungkin kita hanya membuang satu kantung berisikan sampah kesungai. Tapi bila kita renungkan dengan seksama pada satu rumah saja. Jika sebuah rumah sehari membuang satu kantung sampah maka sebulan sudah membuang tiga puluh kantong sampah ke sungai dan setahun sudah tiga ratus enam puluh lima kantung sampah. Bila sampah oraganik akan terurai tapi pada sampah non organik seperti plastik perlu waktu seribu tahun. Berarti selama menunggu selama seribu tahun itu kita sudah menabung sampah tiga ratus enam puluh lima ribu kantung sampah. Itu hanya sumbangan sampah dari satu rumah.

“Bagaimana jika ada dua ratus rumah di tepi sungai ?. “
     Jika ada dua ratus rumah di tepi sungai yang membuang sampah kesungai maka telah terisi dua ratus kantung sampah sehari di sungai. Kita melakukannya mungkin karena kita tidak mau repot membuang sampah ke tempat sampah. Kala musim kemarau mingki tak terasa akibatnya. Tapi, saat musim hujan kita baru rasakan akibatnya. Sungai-sungai menjadi meluap mengakibatkan banjir dan membuat penyakit menyebar dan menyerang keluarga kita. Saat bencana banjir melanda keluarga kita, kita menyalahkan pemerintah yang tidak mampu mengurus lingkungan sehingga terjadi banjir. Kita tak pernah mengitorpaksi diri kita sendiri, mengapa bencana ini terjadi. Kita lebih suka menyalahkan orang lain. Jika ini kita lakukan terus menerus maka hal ini tak akan pernah berakhir.

                Mari kita mengintrospeksi diri kita sendiri jangan menyalahkan orang lain. Bila kita melakukan perubahan dari diri kita sendiri maka kita dapat merubah lingkungan kita. 

0 komentar:

Posting Komentar